Galeri
1.
MERENDA ASA
Musibah
itu tidak memilah dan memilih jiwa
Yang
cela bisa binasa , yang baik kadang ikut
serta
Mungkin
semua hanya coba yang harus dilalui
Agar
kehidupan yang dijalani penuh arti
Bukan
semena-mena sesuai kehendak yang dipinta
Perenungan diri berarti mengaji budi pekerti
Mengapa semua coba terus saja singgah
Bahkan bersemayam dalam penderitaan
Berkepanjangan dan tak pernah hengkang
Kumandangkan
kebaikan serta ketulusan
Di
tengah kegelisahan pintalah kekuatan
Agar
mampu merenda asa yang dituju
Tenggelamkan
keegoisan yang menaungi diri
Munculkan
kasih dan cinta agar bersemi
Janganlah suka menghitung-hitung pahala
Atas kebaikan yang ditebarkan
Bisa musnah seketika dan jua tak bermakna
Yang terpuji datalah salah dan dosa yang dilalui
Sebagai tanda instropeksi segera diperbaiki
Jujurlah pada hati nurani, jangan ingkari
Sejatinya
Sang Kholik Maha Mengetahui
Segala
yang nyata atau pun tersembunyi
2.
Pekerti Anak
Negeri
Negeri
ini Indonesia tercinta
Luas
membentang, tidak terhitung jumlah pulaunya
Berjajar
dari sabang sampai merauke
Bersatu-
padu wujudkan Indonesia maju
Semua anak negeri wajib berbakti
Berperilaku terpuji ciptakan mimpi
Sesuai bidang yang mereka sukai
Wajib mengerti dan juga diyakini
Demi masa depan ‘tuk Indonesia menang
Perlihatkan kharakter di masa mendatang
Jangan
pergi apalagi lari
Mari
berbakti ciptakan kreasi
Berlomba-lomba
meraih prestasi
Baik
dalam maupun luar Negeri
Buang kemalasan hidupkan gagasan
Kobarkan semangat, pantang berkhianat
Jangan biarkan negeri ini dikuasai
Orang asing yang mengaku ahli
Telusuri dengan teliti juga hati –hati
Pastikan pekerti anak negeri menguasai
3.
IKHLAS MENERIMA
Sentuhan lembut tak pernah berhenti
sepanjang hari
Menjaga sepenuh jiwa
agar hati tak terluka
Membangkitkan asa bagi mereka yang tiada
daya
Terpojok sendirian, akan kodrat yang
diterima
Kasih sayangnya menumbuhkan kekuatan untuk
ikhlas menerima
Tak sempurna fisik bukan aib yang harus
ditutupi
Tak perlu menghakimi diri atau ingin pergi
dari bumi
Keyakinannya
kadang lemah bila dipandang sebelah mata
Begitu perih bila
kemampuannya juga dianggap tiada
Meskipun
tertatih, jiwanya bisa memunculkan prestasi
Penguat motivasi
bagi semua hingga terpana
Semua coba mungkin datang atas kesalahan
manusia
Tak mampu mengekang kala nafsu menggelora
Menumpahkan hasrat melanggar kesantunan
norma
Hingga terpontang-panting ketika Sang
Pencipta murka
Penyesalan adalah ujung yang mesti
diperbaiki
Jangan sakiti diri, perbaiki adalah langkah
terpuji
Ujian tiap
manusia itu beraneka
Sebatas
kekuatan, sesuai ukuran tak mungkin
melebihi
Bagi yang percaya
akan takdir yang menghampiri
Tinggal kekuatan
iman yang melandasi
Akan mampu
bertahan atau hancur berantakan
Yang pasti tiada
insan yang lepas dari coba
Bahkan goda juga mengiringi langkah kita
Kesucian hati membantu wujudkan mimpi
Menghargai diri adalah kekuatan yang
tersembunyi
Yakini, bila di tengah kegalauan pasti ada
solusi
Di keheningan malam adukan semua pada
Illahi
Ganas dan kerasnya dunia hanyalah
fatamorgana
Tidak harus ditundukkan dengan taruhan nyawa
Gadaikan semua kepentingan hanya ibadah
semata
Tidak mempertimbangkan cacat atau
sempurnanya raga
Keikhlasan jiwa menghantarkan segala pahala
Keharibaan Sang Pencipta yang menguasai
dunia
Oleh : Dwi Putri MS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar