Minggu, 27 Desember 2020

 

Galeri

1.      MERENDA ASA

 

Musibah itu tidak memilah dan memilih jiwa

Yang cela bisa binasa , yang baik  kadang ikut serta

Mungkin semua hanya coba yang harus dilalui

Agar kehidupan yang dijalani penuh arti

Bukan semena-mena sesuai kehendak yang dipinta

 

Perenungan diri berarti mengaji budi pekerti

Mengapa semua coba terus saja singgah

Bahkan bersemayam dalam penderitaan

Berkepanjangan dan tak pernah hengkang

 

Kumandangkan kebaikan serta ketulusan

Di tengah kegelisahan pintalah kekuatan

Agar mampu merenda asa yang dituju

Tenggelamkan keegoisan yang menaungi diri

Munculkan kasih dan cinta agar  bersemi

 

Janganlah suka menghitung-hitung pahala

Atas kebaikan yang ditebarkan

Bisa musnah seketika dan jua tak bermakna

Yang terpuji datalah salah dan dosa yang dilalui

Sebagai tanda instropeksi segera diperbaiki

Jujurlah pada hati nurani,  jangan ingkari

Sejatinya Sang Kholik Maha  Mengetahui

Segala yang nyata atau pun tersembunyi

 

 

2.      Pekerti Anak Negeri

 

Negeri ini Indonesia tercinta

Luas membentang, tidak terhitung jumlah pulaunya

Berjajar dari sabang sampai merauke

Bersatu- padu wujudkan Indonesia maju

 

Semua anak negeri wajib berbakti

Berperilaku terpuji ciptakan mimpi

Sesuai bidang yang mereka sukai

Wajib mengerti dan juga diyakini

Demi masa depan ‘tuk Indonesia menang

Perlihatkan kharakter di masa mendatang

 

Jangan pergi apalagi lari

Mari berbakti ciptakan kreasi

Berlomba-lomba meraih prestasi

Baik dalam maupun luar Negeri

 

Buang kemalasan hidupkan gagasan

Kobarkan semangat, pantang berkhianat

Jangan biarkan negeri ini dikuasai

Orang asing yang mengaku ahli

Telusuri dengan teliti juga hati –hati

Pastikan pekerti anak negeri menguasai

 

 

3.       IKHLAS MENERIMA

 

Sentuhan lembut tak pernah berhenti sepanjang hari

Menjaga sepenuh  jiwa  agar hati tak terluka

Membangkitkan asa bagi mereka yang tiada daya

Terpojok sendirian, akan kodrat yang diterima

Kasih sayangnya menumbuhkan kekuatan untuk ikhlas menerima

Tak sempurna fisik bukan aib yang harus ditutupi

Tak perlu menghakimi diri atau ingin pergi dari bumi

 

Keyakinannya kadang lemah bila dipandang sebelah mata

Begitu perih bila kemampuannya juga dianggap tiada

Meskipun tertatih, jiwanya bisa memunculkan prestasi

Penguat motivasi bagi semua hingga terpana

 

Semua coba mungkin datang atas kesalahan manusia

Tak mampu mengekang kala nafsu menggelora

Menumpahkan hasrat melanggar kesantunan norma

Hingga terpontang-panting ketika Sang Pencipta murka

Penyesalan adalah ujung yang mesti diperbaiki

Jangan sakiti diri, perbaiki adalah langkah terpuji

 

Ujian tiap manusia  itu beraneka

Sebatas kekuatan,  sesuai ukuran tak mungkin melebihi

Bagi yang percaya akan takdir yang menghampiri

Tinggal kekuatan iman yang melandasi

Akan mampu bertahan atau hancur berantakan

Yang pasti tiada insan yang lepas dari coba

Bahkan  goda juga mengiringi langkah kita

 

Kesucian hati membantu wujudkan mimpi

Menghargai diri adalah kekuatan yang tersembunyi

Yakini, bila di tengah kegalauan pasti ada solusi

Di keheningan malam adukan semua pada Illahi

 

Ganas dan kerasnya dunia hanyalah fatamorgana

Tidak harus ditundukkan  dengan taruhan nyawa

Gadaikan semua kepentingan hanya ibadah semata

Tidak mempertimbangkan cacat atau sempurnanya raga

Keikhlasan jiwa menghantarkan segala pahala

Keharibaan Sang Pencipta yang menguasai dunia


                                                                                                                Oleh : Dwi Putri MS

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar