Sajian Utama
Pekan ASI Sedunia 2020, Ada
Makna yang Mendalam untuk Moms!
Selamat merayakan Pekan ASI Sedunia, Moms! Bagi Moms yang aktif meng ASI hi,
Moms wajib membaca ulasan Mamapedia kali ini yang akan membahas tentang makna
mendalam dari Pekan ASI Sedunia 2020.
Sejarah Pekan ASI
Sedunia
Setiap tahunnya, dunia memperingati pekan ASI pada tanggal 1-7 Agustus.
Minggu spesial ini sudah diperingati sejak tahun 1992 sebagai gagasan dari
lembaga dunia, UNICEF dan WHO.Hal ini bermula dari gagasan tentang pentingnya
peran ASI dalam tumbuh kembang serta kesehatan anak. Dengan diperingatinya
World Breastfeeding Week setiap tahunnya ini, terus mengingatkan dan mendukung
para orang tua di seluruh dunia dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif
untuk bayi, setidaknya selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.
Berbeda tema setiap
tahunnya
Dilansir dari situs resmi World Alliance for
Breastfeeding Action (WABA), Pekan ASI Sedunia memiliki tema yang
berbeda setiap tahunnya. Ya, hal ini tentu saja berdasarkan isu dunia yang bisa
dikaitkan dengan pentingnya pemberian ASI untuk bayi.Seperti halnya pada tahun
2019 lalu, Pekan ASI Sedunia mengusung tema pentingnya peran Ayah dalam
menyusui. Bahwa menyusui bukan hanya peran Ibu saja, melainkan keterlibatan
Ayah juga sama pentingnya.Sedangkan di tahun 2020 ini, WHO, UNICEF dan WABA
mengaitkannya dengan isu kesehatan lingkungan. Terlebih lagi, tahun 2020 ini,
dunia diguncang dengan pandemi COVID-19 yang membuat kita semakin sadar bahwa
kesehatan lingkungan sangat berpengaruh besar bagi kehidupan kita.Menyusui, menjadi
salah satu kunci untuk menciptakan generasi serta lingkungan yang sehat di masa
depan. Dari berbagai manfaat ASI, akan tercipta imunitas yang baik bagi
anak-anak kita.Luar biasa, ya! Kampanye Pekan ASI Sedunia tahun ini memiliki
makna yang sangat mendalam. Bahwa dari setiap tetes air susu kita, menciptakan
banyak harapan untuk masa depan.
Pesan penting WHO dan
UNICEF
Berulang-ulang, di setiap tahunnya WHO dan UNICEF juga mengingatkan tentang
rekomendasi pemberian ASI dengan cara terbaik, diantaranya:
1.
Inisiasi Menyusui Dini (IMD) maksimal satu jam setelah bayi lahir
2.
ASI eksklusif pada 6 bulan pertama kehidupan bayi
3.
Melanjutkan pemberian ASI hingga bayi berusia setidaknya dua tahun dengan
pengenalan sumber nutrisi lainnya dalam bentuk makanan padat yang aman sejak
usia bayi 6 bulan
Peringatan Hari
Veteran Nasional 2020
Sejumlah veteran mengikuti upacara peringatan Hari
Veteran Nasional di Kantor DPC LVRI, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin
(10/8/2020). Upacara yang diikuti puluhan veteran yang berada di Kota Bandung
tersebut guna memperingati Hari Veteran Nasional ke-63. (Ayobandung.com/Kavin
Faza)
Sejumlah veteran mengikuti upacara peringatan Hari
Veteran Nasional di Kantor DPC LVRI, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin
(10/8/2020). Upacara yang diikuti puluhan veteran yang berada di Kota Bandung
tersebut guna memperingati Hari Veteran Nasional ke-63. (Ayobandung.com/Kavin
Faza)
Puncak Hari Pramuka 2020 di Tengah Pandemi, Kwarnas
Siapkan 3 Opsi
Puncak peringatan hari pramuka yang digelar
setiap tanggal 14 Agustus khusus di tahun 2020 ini akan berbeda seperti
biasanya, hal ini karena wabah pandemi covid 19 yang menyebabkan tidak
memungkinkan untuk mengumpulkan massa yang besar pada satu tempat seperti
gelaran upacara dilapangan terbuka.
Menyikapi hal
tersebut, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui ketua panitia pelaksana
Peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun 2020, Dr. Chairul Huda, SH, MH, yang juga
Ketua Komisi Organisasi dan Hukum menyampaikan tiga opsi yaitu :
1. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-59
secara daring (live streaming) yang diikuti oleh
unsur Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, Kwartir Nasional Gerakan
Pramuka, dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka seluruh Indonesia.
2. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-59
tahun 2020 secara terbatas di Istana Negara yang diikuti unsur Majelis
Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
3. Menyampaikan amanat Ketua Majelis
Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dalam peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun
2020.
“Ketiga opsi tersebut
ini sudah disampaikan kepada Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing
Nasional Gerakan Pramuka tertanggal 3 Juli 2020 untuk mendapat petunjuk dan
arahan Bapak Presiden RI,” kata Chairul Huda.Hal tersebut disampaikan Chairul
Huda saat memimpin rapat panitia pelaksana peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun
2020 pada Jum’at (17/7/2020) sore yang dilaksanakan secara daring.
Hadir dalam rapat
tersebut Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri, Achmad Rusdi, Ketua Komisi Humas
dan Kominfo, Berthold DH. Sinaulan, Kapusdiklatnas, Joko Mursitho, Kapusinfo,
Guritno, sejumlah Andalan Nasional, dan staf Kwarnas.
Susunan Upacara 17 Agustus 2020 di Istana Merdeka dan
Pedomannya
Proklamasi dibacakan soekarno
Peringatan hari Kemerdekaan tahun ini akan digelar secara berbeda
mengingat adanya pandemi virus corona. Pemerintah pun menetapkan susunan
upacara 17 Agustus 2020 dengan pedoman
peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020.Pada perayaan
tahun ini, pemerintah akan mengambil tema 'Indonesia Maju' dengan logo yang
juga telah ditetapkan di website resmi Kementerian Sekretariat Negara. Tema,
logo, dan juga panduan penggunaan identitas visual bisa diunduh di website
Setneg.
Berikut susunan upacara 17 Agustus 2020:
1. Susunan Upacara 17 Agustus
Istana Negara
Upacara peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan
Indonesia akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pada hari Senin, 17 Agustus 2020.
Pelaksanaan susunan upacara 17 Agustus di Istana Negara harus dilakukan dengan
mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.Kemudian, petugas upacara di
Istana Merdeka hanya sebanyak 67 orang yang terdiri dari komandan upacara
sebanyak 1 orang, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang
dari cadangan Paskibraka tahun 2019, pasukan upacara 20 orang dari TNI/Polri,
Korps musik sebanyak 24 orang, MC sebanyak 2 orang, dan Pasukan pelaksana
Tembakan Kehormatan saat Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17
orang dari TNI.
Selain itu, upacara
kemerdekaan tidak mengundang pejabat
dan masyarakat. Adapun, yang hadir hanya presiden (selaku inspektur upacara),
wakil presiden, serta petugas upacara, yakni Ketua MPR (selaku pembaca teks
proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945), Menteri Agama (selaku pembaca doa),
panglima TNI, dan Kapolri.Sementara itu, menteri, pimpinan lembaga/instansi
pusat beserta pimpinan tingi madya atau sederajat wajib mengikuti upacara 17
Agustus dan penurunan bendera sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual
dari kantor masing-masing.
2. Susunan
Upacara 17 Agustus di Luar Negeri dan Daerah
Upacara kemerdekaan di luar negeri dilaksanakan di Kantor
Perwakilan RI di luar negeri. Kemudian, susunan upacara 17 Agustus di daerah
dilaksanakan di Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dengan waktu
pelaksanaan mulai pukul 07.00 WIB.Para kepala daerah/forum koordinasi pimpinan
daerah, kantor atau lembaga daerah juga wajib mengikuti upacara 17 Agustus dan
penurunan bendera sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual dari kantor
masing-masing.Sementara, pimpinan tinggi pratama dan pegawai instansi pusat
maupun daerah wajib mengikuti upacara 17 Agustus dan upacara penurunan bendera
yang ditayangkan stasiun televisi di Istana Merdeka Jakarta.
3. Pedoman
Upacara 17 Agustus 2020 bagi Masyarakat
Seluruh masyarakat Indonesia wajib menghentikan
aktivitasnya sejenak selama 3 menit dari pukul 10.17 hingga 10.20 WIB dan
berdiri tegap saat lagu Indonesia raya dikumandangkan. Pengecualian, bagi warga
dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri apabila
dihentikan.Masyarakat juga diimbau mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan
Presiden RI melalui berbagai kanal media massa (televisi, radio, dan media
online) pada tanggal 14 Agustus 2020.
Selamat Hari Maritim
Tepat pada 21
Agustus, Indonesia selalu memperingati sebagai Hari Maritim Nasional. Sejarah
sendiri telah mencatat bahwa Hari Maritim Nasional ini sendiri sudah ditetapkan
sejak 21 Agustus 1945 atau tepatnya setelah empat hari hari proklamasi
kemerdekaan Indonesia.Hari Maritim bukan hanya angkatan laut Indonesia saja,
namun juga mengenai kemenangan pertempuran di laut dalam melawan penjajah.
Tanggal ini sendiri dipilih karena untuk memperingati angkatan laut Indonesia
saat berhasil melawan penjajah, sehingga bisa mengambil kembali kedaulatan laut
Indonesia dari angkatan laut Jepang pada 21 Agustus 1945
.
Sejarah kemaritiman sendiri ada sejak abad ke-9. Kala itu Indonesia memiliki
banyak kerajaan-kerajaa maritime besar yang berhasil membawa kesuksesan ke
kepulauan Nusantara hingga akhirnya menghasilkan sebuah kemakmuran.
Sejarah
kemaritiman di kepulauan Nusantara sudah berawal sejak abad ke-9 dimana banyak
kerajaan-kerajaan maritim besar yang sukses membawa wilayah kepulauan Nusantara
menuju masa kemakmurannya. Sejarah kemaritiman yang besar diawali dari kerajaan
Sriwijaya, yang pelabuhannya banyak digunakan sebagai tempat transit bagi pedagang
dari barat (India) yang ingin menuju timur (Tiongkok) atau sebaliknya.
Sejarah
berlanjut ke kerajaan Majapahit, yang mampu menyatukan sebagian besar wilayah
Nusantara dengan mengandalkan armada laut yang kuat di bawah pimpinan Laksamana
Mpu Nala. Pada era kerajaan Islam, kita mengenal kesultanan Banten. Kesultanan
Banten memiliki kota pelabuhan yang banyak disinggahi pedagang dari Eropa,
Timur Tengah, India, dan Tiongkok dikarenakan sarana serta pra-sarana yang
sangat memadai di masa tersebut. Kota pelabuhan tersebut tidak lain adalah kota
Jayakarta yang menjadi cikal bakal kota Jakarta, ibukota Indonesia saat ini.
Televisi Republik
Indonesia (disingkat TVRI)
adalah jaringan televisi pertama
di Indonesia yang mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. TVRI
berstatus sebagai Lembaga Penyiaran
Publik bersama Radio Republik
Indonesia. Siaran perdananya dalam
format hitam-putih, menayangkan Upacara Peringatan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17
dari Istana Negara, Jakarta.
Liputan besar yang pertama ditayangkan TVRI adalah Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta, pada tahun 1962.
Sebagai satu-satunya stasiun televisi pada saat itu, TVRI
memonopoli siaran televisi di Indonesia hingga tahun 1989, ketika didirikan
televisi swasta pertama RCTI di
Jakarta dan SCTV pada
tahun 1990 di Surabaya.TVRI saat ini mengudara di seluruh wilayah Indonesia
dengan sistem siaran analog dan
sistem siaran digital. TVRI menjalankan 3 saluran televisi berskala nasional
(dengan 2 di antaranya hanya bersiaran digital) dan 29 stasiun televisi daerah.
Untuk wilayah di luar DKI Jakarta, TVRI Nasional siaran
analog mengudara secara berjaringan, TVRI Daerah siaran analog mengudara mulai
jam 08.00- 10.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB. Meskipun demikian, atas alasan
kewajiban untuk merelai TVRI Nasional yang sedang menyiarkan secara langsung
pertandingan olahraga, acara kenegaraan RI, acara spesial live event dan Breaking
News, maka TVRI Daerah pun wajib mengurangi jam siarannya. TVRI Nasional
siaran digital mengudara secara sentral tanpa mengganggu acara TVRI stasiun
daerah.