Rabu, 26 Agustus 2020

Sajian Utama

 

Sajian Utama

Pekan ASI Sedunia 2020, Ada Makna yang Mendalam untuk Moms!

Selamat merayakan Pekan ASI Sedunia, Moms! Bagi Moms yang aktif meng ASI hi, Moms wajib membaca ulasan Mamapedia kali ini yang akan membahas tentang makna mendalam dari Pekan ASI Sedunia 2020.

Sejarah Pekan ASI Sedunia

Setiap tahunnya, dunia memperingati pekan ASI pada tanggal 1-7 Agustus. Minggu spesial ini sudah diperingati sejak tahun 1992 sebagai gagasan dari lembaga dunia, UNICEF dan WHO.Hal ini bermula dari gagasan tentang pentingnya peran ASI dalam tumbuh kembang serta kesehatan anak. Dengan diperingatinya World Breastfeeding Week setiap tahunnya ini, terus mengingatkan dan mendukung para orang tua di seluruh dunia dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif untuk bayi, setidaknya selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Berbeda tema setiap tahunnya

Dilansir dari situs resmi World Alliance for Breastfeeding Action (WABA), Pekan ASI Sedunia memiliki tema yang berbeda setiap tahunnya. Ya, hal ini tentu saja berdasarkan isu dunia yang bisa dikaitkan dengan pentingnya pemberian ASI untuk bayi.Seperti halnya pada tahun 2019 lalu, Pekan ASI Sedunia mengusung tema pentingnya peran Ayah dalam menyusui. Bahwa menyusui bukan hanya peran Ibu saja, melainkan keterlibatan Ayah juga sama pentingnya.Sedangkan di tahun 2020 ini, WHO, UNICEF dan WABA mengaitkannya dengan isu kesehatan lingkungan. Terlebih lagi, tahun 2020 ini, dunia diguncang dengan pandemi COVID-19 yang membuat kita semakin sadar bahwa kesehatan lingkungan sangat berpengaruh besar bagi kehidupan kita.Menyusui, menjadi salah satu kunci untuk menciptakan generasi serta lingkungan yang sehat di masa depan. Dari berbagai manfaat ASI, akan tercipta imunitas yang baik bagi anak-anak kita.Luar biasa, ya! Kampanye Pekan ASI Sedunia tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam. Bahwa dari setiap tetes air susu kita, menciptakan banyak harapan untuk masa depan.

Pesan penting WHO dan UNICEF

Berulang-ulang, di setiap tahunnya WHO dan UNICEF juga mengingatkan tentang rekomendasi pemberian ASI dengan cara terbaik, diantaranya:

1.      Inisiasi Menyusui Dini (IMD) maksimal satu jam setelah bayi lahir

2.      ASI eksklusif pada 6 bulan pertama kehidupan bayi

3.      Melanjutkan pemberian ASI hingga bayi berusia setidaknya dua tahun dengan pengenalan sumber nutrisi lainnya dalam bentuk makanan padat yang aman sejak usia bayi 6 bulan


Peringatan Hari Veteran Nasional 2020

Sejumlah veteran mengikuti upacara peringatan Hari Veteran Nasional di Kantor DPC LVRI, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (10/8/2020). Upacara yang diikuti puluhan veteran yang berada di Kota Bandung tersebut guna memperingati Hari Veteran Nasional ke-63. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Sejumlah veteran mengikuti upacara peringatan Hari Veteran Nasional di Kantor DPC LVRI, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (10/8/2020). Upacara yang diikuti puluhan veteran yang berada di Kota Bandung tersebut guna memperingati Hari Veteran Nasional ke-63. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

 

Puncak Hari Pramuka 2020 di Tengah Pandemi, Kwarnas Siapkan 3 Opsi

      Puncak peringatan hari pramuka yang digelar setiap tanggal 14 Agustus khusus di tahun 2020 ini akan berbeda seperti biasanya, hal ini karena wabah pandemi covid 19 yang menyebabkan tidak memungkinkan untuk mengumpulkan massa yang besar pada satu tempat seperti gelaran upacara dilapangan terbuka.

 Menyikapi hal tersebut, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui ketua panitia pelaksana Peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun 2020, Dr. Chairul Huda, SH, MH, yang juga Ketua Komisi Organisasi dan Hukum menyampaikan tiga opsi yaitu :

 

1. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-59 secara daring (live streaming) yang diikuti oleh unsur Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka seluruh Indonesia.

 

2. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020 secara terbatas di Istana Negara yang diikuti unsur Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

 

3. Menyampaikan amanat Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka dalam peringatan Hari Pramuka ke-59 Tahun 2020.

 “Ketiga opsi tersebut ini sudah disampaikan kepada Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka tertanggal 3 Juli 2020 untuk mendapat petunjuk dan arahan Bapak Presiden RI,” kata Chairul Huda.Hal tersebut disampaikan Chairul Huda saat memimpin rapat panitia pelaksana peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020 pada Jum’at (17/7/2020) sore yang dilaksanakan secara daring.

 Hadir dalam rapat tersebut Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri, Achmad Rusdi, Ketua Komisi Humas dan Kominfo, Berthold DH. Sinaulan, Kapusdiklatnas, Joko Mursitho, Kapusinfo, Guritno, sejumlah Andalan Nasional, dan staf Kwarnas.

 

        Susunan Upacara 17 Agustus 2020 di Istana Merdeka dan Pedomannya

Proklamasi dibacakan soekarno

    Peringatan hari Kemerdekaan tahun ini akan digelar secara berbeda mengingat adanya pandemi virus corona. Pemerintah pun menetapkan susunan upacara 17 Agustus 2020 dengan pedoman peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020.Pada perayaan tahun ini, pemerintah akan mengambil tema 'Indonesia Maju' dengan logo yang juga telah ditetapkan di website resmi Kementerian Sekretariat Negara. Tema, logo, dan juga panduan penggunaan identitas visual bisa diunduh di website Setneg.

Berikut susunan upacara 17 Agustus 2020:

1. Susunan Upacara 17 Agustus Istana Negara

    Upacara peringatan detik-detik proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan dimulai pada pukul 10.00 WIB pada hari Senin, 17 Agustus 2020. Pelaksanaan susunan upacara 17 Agustus di Istana Negara harus dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.Kemudian, petugas upacara di Istana Merdeka hanya sebanyak 67 orang yang terdiri dari komandan upacara sebanyak 1 orang, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang dari cadangan Paskibraka tahun 2019, pasukan upacara 20 orang dari TNI/Polri, Korps musik sebanyak 24 orang, MC sebanyak 2 orang, dan Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang dari TNI.

    Selain itu, upacara kemerdekaan tidak mengundang pejabat dan masyarakat. Adapun, yang hadir hanya presiden (selaku inspektur upacara), wakil presiden, serta petugas upacara, yakni Ketua MPR (selaku pembaca teks proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945), Menteri Agama (selaku pembaca doa), panglima TNI, dan Kapolri.Sementara itu, menteri, pimpinan lembaga/instansi pusat beserta pimpinan tingi madya atau sederajat wajib mengikuti upacara 17 Agustus dan penurunan bendera sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual dari kantor masing-masing.

2. Susunan Upacara 17 Agustus di Luar Negeri dan Daerah

    Upacara kemerdekaan di luar negeri dilaksanakan di Kantor Perwakilan RI di luar negeri. Kemudian, susunan upacara 17 Agustus di daerah dilaksanakan di Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 07.00 WIB.Para kepala daerah/forum koordinasi pimpinan daerah, kantor atau lembaga daerah juga wajib mengikuti upacara 17 Agustus dan penurunan bendera sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual dari kantor masing-masing.Sementara, pimpinan tinggi pratama dan pegawai instansi pusat maupun daerah wajib mengikuti upacara 17 Agustus dan upacara penurunan bendera yang ditayangkan stasiun televisi di Istana Merdeka Jakarta.

3. Pedoman Upacara 17 Agustus 2020 bagi Masyarakat

    Seluruh masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak selama 3 menit dari pukul 10.17 hingga 10.20 WIB dan berdiri tegap saat lagu Indonesia raya dikumandangkan. Pengecualian, bagi warga dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri apabila dihentikan.Masyarakat juga diimbau mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI melalui berbagai kanal media massa (televisi, radio, dan media online) pada tanggal 14 Agustus 2020.

 

Selamat Hari Maritim


     Tepat pada 21 Agustus, Indonesia selalu memperingati sebagai Hari Maritim Nasional. Sejarah sendiri telah mencatat bahwa Hari Maritim Nasional ini sendiri sudah ditetapkan sejak 21 Agustus 1945 atau tepatnya setelah empat hari hari proklamasi kemerdekaan Indonesia.Hari Maritim bukan hanya angkatan laut Indonesia saja, namun juga mengenai kemenangan pertempuran di laut dalam melawan penjajah. Tanggal ini sendiri dipilih karena untuk memperingati angkatan laut Indonesia saat berhasil melawan penjajah, sehingga bisa mengambil kembali kedaulatan laut Indonesia dari angkatan laut Jepang pada 21 Agustus 1945

.
    Sejarah kemaritiman sendiri ada sejak abad ke-9. Kala itu Indonesia memiliki banyak kerajaan-kerajaa maritime besar yang berhasil membawa kesuksesan ke kepulauan Nusantara hingga akhirnya menghasilkan sebuah kemakmuran.

Sejarah kemaritiman di kepulauan Nusantara sudah berawal sejak abad ke-9 dimana banyak kerajaan-kerajaan maritim besar yang sukses membawa wilayah kepulauan Nusantara menuju masa kemakmurannya. Sejarah kemaritiman yang besar diawali dari kerajaan Sriwijaya, yang pelabuhannya banyak digunakan sebagai tempat transit bagi pedagang dari barat (India) yang ingin menuju timur (Tiongkok) atau sebaliknya.

Sejarah berlanjut ke kerajaan Majapahit, yang mampu menyatukan sebagian besar wilayah Nusantara dengan mengandalkan armada laut yang kuat di bawah pimpinan Laksamana Mpu Nala. Pada era kerajaan Islam, kita mengenal kesultanan Banten. Kesultanan Banten memiliki kota pelabuhan yang banyak disinggahi pedagang dari Eropa, Timur Tengah, India, dan Tiongkok dikarenakan sarana serta pra-sarana yang sangat memadai di masa tersebut. Kota pelabuhan tersebut tidak lain adalah kota Jayakarta yang menjadi cikal bakal kota Jakarta, ibukota Indonesia saat ini.

 

 

  

Televisi Republik Indonesia (disingkat TVRI)

adalah jaringan televisi pertama di Indonesia yang mengudara pada tanggal 24 Agustus 1962. TVRI berstatus sebagai Lembaga Penyiaran Publik bersama Radio Republik Indonesia. Siaran perdananya dalam format hitam-putih, menayangkan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-17 dari Istana NegaraJakarta.

Liputan besar yang pertama ditayangkan TVRI adalah Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta, pada tahun 1962.

Sebagai satu-satunya stasiun televisi pada saat itu, TVRI memonopoli siaran televisi di Indonesia hingga tahun 1989, ketika didirikan televisi swasta pertama RCTI di Jakarta dan SCTV pada tahun 1990 di Surabaya.TVRI saat ini mengudara di seluruh wilayah Indonesia dengan sistem siaran analog dan sistem siaran digital. TVRI menjalankan 3 saluran televisi berskala nasional (dengan 2 di antaranya hanya bersiaran digital) dan 29 stasiun televisi daerah.

Untuk wilayah di luar DKI Jakarta, TVRI Nasional siaran analog mengudara secara berjaringan, TVRI Daerah siaran analog mengudara mulai jam 08.00- 10.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB. Meskipun demikian, atas alasan kewajiban untuk merelai TVRI Nasional yang sedang menyiarkan secara langsung pertandingan olahraga, acara kenegaraan RI, acara spesial live event dan Breaking News, maka TVRI Daerah pun wajib mengurangi jam siarannya. TVRI Nasional siaran digital mengudara secara sentral tanpa mengganggu acara TVRI stasiun daerah.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar