Puisi
1.
RINDUKU TAK PERNAH
PADAM
Emas permata mungkin dambaan wanita
Berbagai cara guna mendapatkannya
Melebihi sayangya pada kakanda tercinta
Bahkan dipuja selalu sepanjang masa
***
Tapi tidak semua wanita sama
Berpendirian bila emas-permata selalu dipuja
Sebab kebahagiaan sejati datang dari hati
Tidak bisa direka atau diganti berbagai
upeti
***
Untaian kata yang manis itu yang ditunggu
Terlepas dari belenggu adalah hal yang
dimau
Ibarat memadu kasih yang lama tidak bertemu
Mencurahkan perhatian jangan pula diganggu
Sepanjang hidup menanti berarti membuat
jemu
Urailah agar rindu terobati sepanjang waktu
***
Kekasih jauh iringi saja dengan doa
Prasangka lenyapkan dari pandangan mata
Isi hari dengan kegiatan berguna
Pendam rindu sepenuh tenaga
***
Yakini bila Sang Pencipta Maha Bijaksana
Pemberi anugerah bagi umat tercinta
Yang memendam rindu tiada tara
Suatu saat akan bersama
Memadu kasih sepanjang masa
Panjatkan sepanjang kalian bisa
2.
TRAGEDI
Kunanti kau
diujung pengharapan
Setahun yang lalu kurelakan kau pergi menggapai impian
Menjemput bahagia cita-cita bersama
Kelak bila mengarungi bahtera rumah tangga
Bersuka cita dalam istana dambaan kita
***
Hilang…
Sirna sudah ditelan bumi
kini musnah, hancur karena tragedi
menghimpit keraguan yang semula ada
menghalau penantian yang masih bersemayam
Kutegakan pergi menjauh dari jiwa juga raga
Biarlah kenangan tetap tertahan
Dalam kalbu, sebagai tanda bila cinta pernah singgah
Berkuasa untuk sementara…
Sebab takdir memisahkan kita berdua
***
Hanya doa serta lantunan pujian
Yang sanggup dikumandangkan
Setiap saat tanpa berselang
Sebagai pengharapan agar dimudahkan
dihadapan Tuhan
***
Manusia diwajibkan berencana
Penuh kesungguhan agar Sang Pencipta rela
Mengabulkan segala yang dipinta umatnya
Penuh kepasrahan mengharap kasih dan sayangnya
Hanya kekuatan iman yang ikhlas menerima
Segala musibah apa pun bentuknya
Oleh:Dwi Putri MS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar